Harga minyak hapus kenaikan setelah tanker tetap melintasi zona konflik Timur Tengah
Kontrak berjangka Brent turun 1,42% ke US$89,45 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,66% ke US$83,90. Pada sesi sebelumnya, keduanya sempat melonjak hampir 8% seiring eskalasi perang terkait Iran. Data pelayaran menunjukkan 39 kapal komoditas melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah pada Selasa, level tertinggi sejak 19 Juli, sementara kapal yang melintas Selat Hormuz hanya sedikit. Dinamika ini mengindikasikan jalur pelayaran utama belum mengalami gangguan berat, sehingga meredakan kekhawatiran jangka pendek atas potensi terputusnya pasokan minyak.