BingX App

Download
  • Market
  • Spot
    Trade
    Spot
    Trade aset populer dengan cepat
    Tukarkan
    Pertukaran cepat, transaksi mudah
    Buka
    LaunchHub
    Temukan token potensial masa depan hari ini
    Bot Spot
    Spot trading otomatis untuk memaksimalkan pengembalian
    APIs
    Integrasi yang mulus, kemungkinan tak terbatas
  • Futures
    Trade
    Perp Futures USDⓢ-M
    Trading lanjutan diselesaikan dalam USDⓢ
    EventX
    Prediksi dan trade peristiwa populer dalam satu platform
    Perp Futures Koin-M
    Trading lanjutan menggunakan kripto sebagai margin
    Futures USDC-M
    Trading lanjutan menggunakan USDC sebagai margin
    Standard Futures
    Mudah digunakan untuk investor biasa
    Buka
    Panduan Futures
    Kuasai perdagangan futures: dari pemula hingga profesional
    Informasi Trading
    Lihat info pasar, panduan trading, dll.
    Trading Demo
    Gunakan aset virtual untuk mencoba trading sungguhan tanpa risiko
  • TradFi
    Ikhtisar
    Trade saham, indeks, logam, komoditas, dan valas dengan kripto
    Perpetual Futures
    Trade aset global dengan leverage hingga 1000x
    Futures CFD
    Trade emas, minyak mentah, dan CFD saham — semua aset global dalam satu tempat
  • Bot
    Strategi trading
    Futures Grid
    Arbitrase dari fluktuasi di pasar bullish dan bearish
    Martingale
    Beli murah, jual mahal, dan kurangi biaya posisi
    Spot Grid
    Beli murah dan jual mahal secara otomatis untuk mengambil untung dari pergerakan harga naik
    Spot Infinity Grid
    Nilai posisi tetap: Jual saat harga naik, beli saat harga turun secara terus-menerus.
    Strategi sinyal
    Strategi sinyal
    Trading otomatis yang andal dengan latensi rendah
  • Copy Trading
    Copy Trading Futures
    Kembangkan portofolio futures Anda bersama para trader terkemuka
    Copy Trading Spot
    Ikuti para ahli spot terkemuka di dunia
    Perekrutan Trader Elite
    Bergabung dengan komunitas trading kripto terbesar
    Papan Peringkat
    Manfaatkan kebijaksanaan elite global untuk mendapatkan profit maksimal
  • Wealth
    Earn
    Jaminan pokok dan keuntungan tinggi dengan risiko minimal
    Meminjamkan
    Amankan pinjaman instan, bayar kembali kapan saja
    Investasi Ganda
    Beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi, menavigasi fluktuasi pasar dengan mudah
  • Pusat Hadiah
  • Lebih Banyak
    Hadiah
    VIP
    Undang teman dapatkan bonus
    Pusat Promosi
    Akademi BingX
    Akademi BingX
    Berita BingX
    Pusat Pengetahuan
    Analisis Harga
    Cara Beli Kripto
    Konverter Mata Uang
    TradingView
    Perusahaan
    Tentang Kami
    Rencana Cadangan 100%
    Mengapa Percaya BingX
    Program Afiliasi BingX
    Komunitas BingX
    BingX Blog
    Duta Global
    Pusat Bantuan
LoginDaftar
Aset
0
coin-img-BTCBTC-0.27%coin-img-XRPXRP+1.29%coin-img-SOLSOL+0.97%coin-img-ETHETH+1.22%coin-img-USDCUSDC+0.00%coin-img-ALPHAXALPHAX-27.46%coin-img-DEVERSEDEVERSE-8.00%coin-img-TRXTRX+0.08%coin-img-BTCBTC-0.27%coin-img-XRPXRP+1.29%coin-img-SOLSOL+0.97%coin-img-ETHETH+1.22%coin-img-USDCUSDC+0.00%coin-img-ALPHAXALPHAX-27.46%coin-img-DEVERSEDEVERSE-8.00%coin-img-TRXTRX+0.08%coin-img-BTCBTC-0.27%coin-img-XRPXRP+1.29%coin-img-SOLSOL+0.97%coin-img-ETHETH+1.22%coin-img-USDCUSDC+0.00%coin-img-ALPHAXALPHAX-27.46%coin-img-DEVERSEDEVERSE-8.00%coin-img-TRXTRX+0.08%coin-img-BTCBTC-0.27%coin-img-XRPXRP+1.29%coin-img-SOLSOL+0.97%coin-img-ETHETH+1.22%coin-img-USDCUSDC+0.00%coin-img-ALPHAXALPHAX-27.46%coin-img-DEVERSEDEVERSE-8.00%coin-img-TRXTRX+0.08%

logo

Berita
Sekilas Info

Sekilas Info

Lacak perkembangan kripto global 24/7. Sumber tepercaya untuk berita aktual, tren pasar, dan kabar terbaru.
Semua
Terbaru
Bitcoin
Altcoin
Kepatuhan
Hanya unggulan
2026-08-12
36m yang lalu
Hashrate Bitcoin turun 33% dari puncak Oktober 2025
Hashrate jaringan Bitcoin turun 33% dari puncaknya pada Oktober 2025 sebesar 1,3 zettahash per detik menjadi 861 exahash per detik.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
56m yang lalu
Infrastruktur Tambang Bitcoin Naik Kelas di Era AI
AI mulai membuka pasar kedua bagi infrastruktur penambangan Bitcoin. Akses listrik, konektivitas ke jaringan, dan kualitas lokasi kini memiliki nilai ekonomi yang tidak lagi semata-mata bergantung pada produksi Bitcoin. Perubahan ini ikut menggeser cara investor menilai perusahaan penambangan. Keel Infrastructure—sebelumnya Bitfarms—menjadi contoh terbaru. Perusahaan ini menghentikan operasi penambangan Bitcoin di AS dan mengalihkan fokus ke infrastruktur komputasi berkinerja tinggi (HPC) serta AI, dengan pipeline kapasitas listrik yang sudah menyala, diamankan, dan masih bisa diperluas hingga 2,2 gigawatt. Langkah tersebut menegaskan bahwa aset inti tambang—daya, lahan, sambungan grid, gardu, bangunan, pendinginan, dan jaringan—dapat dinilai ulang dan dialihkan fungsinya terlepas dari aktivitas menambang Bitcoin. Daya tarik utama bagi operator AI adalah listrik dalam skala besar. Pusat data AI menghadapi lonjakan kebutuhan daya, sementara memperoleh kapasitas baru dari jaringan listrik bisa memakan waktu bertahun-tahun. Karena itu, lokasi yang sudah memiliki alokasi daya besar dan koneksi grid yang mapan semakin bernilai, dan penambang Bitcoin telah mengamankan sumber daya ini selama bertahun-tahun. Kesepakatan Riot Platforms dengan Anthropic memberi patokan harga yang lebih nyata untuk infrastruktur “kelas tambang”. Kontrak 20 tahun ini mencakup 191 megawatt di kampus Rockdale, Texas, dengan proyeksi pendapatan $9,1 miliar; jika diperpanjang, nilainya bisa mencapai $16,1 miliar. Bukan sekadar kontrak individual, ini menandai terbentuknya pasar alternatif untuk infrastruktur yang awalnya dibangun demi Bitcoin. Jika AI dapat mengekstrak nilai ekonomi lebih tinggi dari megawatt dan fasilitas yang sama, biaya peluang untuk terus menambang menjadi makin relevan. Meski begitu, daya besar tidak otomatis membuat sebuah lokasi siap untuk beban kerja AI. Pusat data AI menuntut pendinginan canggih untuk densitas tinggi, sistem kelistrikan yang lebih kompleks, jaringan berkecepatan tinggi, serta standar keandalan yang ketat. Konversi dari fasilitas tambang ke pusat data AI dapat membutuhkan belanja modal, rekayasa, dan waktu yang signifikan. Karena itu, kualitas tapak fisik—akses grid, lokasi, perizinan, konektivitas, ruang ekspansi, dan kemampuan menopang beragam beban kerja—sering menjadi pembeda utama, bukan sekadar total kapasitas megawatt. Bitcoin juga masih memiliki keunggulan struktural: fleksibilitas beban. Operasi penambangan dapat dikurangi saat harga listrik naik dan dinyalakan kembali ketika ekonominya membaik. Beban kerja AI umumnya menuntut ketersediaan tinggi dan performa stabil, sehingga tidak memiliki elastisitas yang sama. Konsekuensinya, pilihan antara menambang dan melayani AI bukan “upgrade” sederhana, melainkan trade-off antara potensi upside yang berubah-ubah dan arus kas kontraktual yang lebih dapat diprediksi. Dalam konteks ini, opsionalitas berpotensi menjadi parit kompetitif baru. Perusahaan tambang yang paling strategis bukan selalu yang paling cepat meninggalkan Bitcoin, melainkan yang memiliki kemampuan untuk memilih. Keel berada di salah satu ujung spektrum dengan pergeseran tegas ke HPC dan AI. Riot berada di ujung lain, mempertahankan penambangan sambil memonetisasi sebagian infrastrukturnya lewat perjanjian pusat data jangka panjang. Ini menunjukkan tidak ada satu cetak biru untuk evolusi industri: sebagian penambang dapat berubah menjadi operator infrastruktur AI murni, sementara yang lain menjalankan bisnis tambang dan pusat data berdampingan. Masuknya AI juga menciptakan cara baru untuk menilai perusahaan tambang. Selama ini, ekonomi penambangan diukur terutama terhadap harga Bitcoin, tingkat kesulitan jaringan, block reward, biaya energi, dan efisiensi perangkat keras. Kini muncul tolok ukur eksternal: berapa nilai yang bersedia dibayar bisnis komputasi lain untuk infrastruktur yang sama? Jawabannya bergantung pada biaya konversi, struktur kontrak, tingkat utilisasi, konsentrasi pelanggan, serta perbandingan ekonomi kedua model bisnis. Namun perbandingan itu sendiri sudah penting karena menjadi uji pasar atas biaya peluang penggunaan infrastruktur yang langka. Ke depan, hashrate dan efisiensi energi tetap fundamental. Di saat yang sama, investor kemungkinan makin memperhatikan akses daya, konektivitas grid, kualitas lokasi, potensi ekspansi, dan kemampuan mendukung beban kerja alternatif. Hasilnya adalah kerangka valuasi yang lebih luas, di mana infrastruktur penopang produksi Bitcoin dapat dinilai secara terpisah dari Bitcoin yang dihasilkan. Boom AI tidak serta-merta “merebut” infrastruktur penambangan, melainkan memberi pasar kedua. Perusahaan terkuat pada akhirnya bisa jadi bukan yang memilih Bitcoin atau AI, melainkan yang membangun infrastruktur untuk melayani keduanya—dan mampu mengalihkan penggunaan ke arah yang menciptakan nilai tertinggi. Selama bertahun-tahun, kompetisi penambang berpusat pada perebutan listrik murah demi menghasilkan lebih banyak Bitcoin. Fase berikutnya tampaknya lebih luas: menguasai daya dan infrastruktur yang dibutuhkan oleh lebih dari satu ekonomi digital. Bitcoin mungkin pelanggan pertama. AI memaksa pasar menilai apakah Bitcoin akan tetap menjadi pelanggan paling bernilai.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
CEO Strategy: Pembelian Bitcoin Akan Dilanjutkan Lagi pada 2026
CEO Strategy Phong Le mengatakan perusahaan treasury bitcoin itu akan kembali menambah kepemilikan bitcoin pada paruh akhir 2026, meski sejak Mei telah empat kali melakukan penjualan. Le menegaskan, sepanjang 2026 Strategy tetap menjadi pembeli bersih: sekitar 175.000 BTC dibeli sejak awal tahun, sementara yang dijual hanya kira-kira 7.000 BTC. Rasio beli-jualnya sekitar 25 banding 1. Penjualan tersebut memicu perhatian pasar karena bertolak belakang dengan posisi lama "jangan pernah menjual" yang selama ini melekat pada Strategy di era chairman Michael Saylor. Sepanjang empat periode penjualan sejak Mei, transaksi terbaru terjadi pada 3–9 Agustus, ketika Strategy melepas 1.690 BTC pada harga rata-rata US$64.262 atau sekitar US$108,6 juta. Perusahaan kini memegang 840.447 BTC. Total biaya perolehan mendekati US$63,36 miliar dengan harga rata-rata US$75.385 per BTC, sehingga penjualan terbaru dilakukan di bawah biaya perolehan (cost basis) perusahaan. Pelaku pasar juga memantau dampaknya pada valuasi saham Strategy. Selama ini saham Strategy kerap diperdagangkan dengan premi terhadap nilai bitcoin yang dimiliki, yang tercermin dalam mNAV (multiple of net asset value), yaitu perbandingan kapitalisasi pasar perusahaan dengan nilai treasury bitcoinnya. Premi ini sempat mencapai sekitar 3,4x pada November 2024. Pada 3 Agustus, basic mNAV turun ke sekitar 0,68x, yang berarti pasar menilai perusahaan di bawah nilai kepemilikan bitcoinnya. Le menggambarkan penjualan bukan sebagai berkurangnya keyakinan, melainkan langkah manajemen neraca jangka pendek. Dana hasil penjualan digunakan untuk pembayaran dividen saham preferen, buyback saham preferen STRC, serta memperkuat cadangan dolar AS, bukan untuk keluar dari strategi bitcoin. Saylor juga menanggapi perubahan narasi tersebut. Ia menyatakan tidak pernah menjanjikan perusahaan "tidak akan pernah menjual", dan menyebut ungkapan itu sebagai nasihat pribadi bagi pemegang individu, bukan komitmen korporasi. Perubahan ini terjadi setelah kuartal II yang berat. Strategy membukukan rugi bersih US$8,6 miliar pada Q2 2026, yang terutama disebabkan rugi mark-to-market nonkas sebesar US$8,3 miliar pada kepemilikan bitcoin, seiring BTC turun ke sekitar US$58.700 pada akhir kuartal. Penguatan neraca paling terlihat dari kenaikan cadangan dolar AS. Cadangan USD Strategy mencapai rekor US$4,65 miliar pada Agustus 2026, naik dari US$871 juta pada akhir Mei, melesat lebih dari 5 kali dalam sekitar 10 minggu. Penambahan cadangan didanai kombinasi penerbitan saham dan penjualan bitcoin. Putaran terbaru saja menghimpun US$653,1 juta melalui penjualan saham MSTR lewat program at-the-market, ditambah US$108,6 juta dari penjualan 1.690 BTC. Strategi yang lebih fleksibel juga terlihat di sektor. Penambang bitcoin MARA, misalnya, menjual 23.093 BTC senilai sekitar US$1,6 miliar pada paruh pertama 2026, dengan alasan pergeseran ke manajemen treasury yang lebih adaptif, bukan sekadar akumulasi. Ke depan, pernyataan Le mengindikasikan Strategy berniat kembali menjadi pembeli bersih setelah dorongan pengelolaan modal saat ini mereda. Meski demikian, diskon mNAV menjadi variabel penting: jika saham bertahan di bawah 1x secara berkelanjutan, perusahaan bisa terdorong lebih lama memprioritaskan buyback dan pembangunan cadangan dibanding menambah bitcoin, karena pembelian kembali saham MSTR yang dinilai murah dapat lebih akretif bagi pemegang saham daripada menambah bitcoin saat valuasi saham tidak mendukung.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
Pendapatan Biaya Transaksi Penambang Bitcoin Turun ke Titik Terendah 10 Tahun, Porsinya di Bawah 0,7%
Ekonomi penambangan Bitcoin kian bergantung pada subsidi blok seiring pendapatan dari biaya transaksi merosot ke level yang mengingatkan pada fase akhir dekade lalu. Sejumlah analis juga melihat perubahan strategi penambang ke komputasi AI dan high-performance computing (AI/HPC), bertepatan dengan penurunan hash rate jaringan. Data on-chain dan estimasi biaya penambangan menunjukkan biaya transaksi kini hanya menyumbang 0,69% dari total pendapatan penambang. Tekanan margin berlanjut karena harga Bitcoin melemah dan biaya listrik tetap menjadi faktor penentu bagi operator. Bagi investor, pertanyaan utamanya: apakah pergeseran penambang ke AI akan memperkuat keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang, atau justru menambah volatilitas pada parameter keamanan jaringan. Ringkasan poin penting - Data Glassnode menunjukkan biaya transaksi hanya 0,69% dari pendapatan penambang, mendekati level terendah dalam satu dekade. - Pada April, porsi biaya transaksi bahkan dilaporkan serendah 0,52%, membuat penambang makin bergantung pada subsidi blok. - Estimasi Checkonchain menunjukkan hash rate turun sekitar 33% dari puncak Oktober 2025 sebesar 1,3 ZH/s menjadi 861 EH/s. - Analis menilai peralihan industri ke AI/HPC ikut menekan aktivitas penambangan, seiring penyesuaian tingkat kesulitan (difficulty) berjalan. - Estimasi biaya produksi penambangan masih lebih tinggi daripada harga spot saat ini, menambah tekanan profitabilitas terutama bagi operator bermargin tipis. Biaya transaksi memudar, ketergantungan pada subsidi meningkat Menurut Glassnode, biaya transaksi saat ini hanya menyumbang 0,69% dari pendapatan penambang—nyaris menyentuh titik terendah dalam beberapa tahun. Salah satu pendiri Glassnode, Rafael Schultze-Kraft, sebelumnya menyoroti bahwa porsi biaya transaksi telah berada di bawah 1% selama hampir setahun, dan turun ke 0,52% pada April. Dalam unggahan di X, Schultze-Kraft menyebut, "Bitcoin berada di bawah $400 terakhir kali porsi biaya serendah ini." Intinya bagi bisnis penambangan cukup jelas: ketika pendapatan biaya transaksi menyusut, penambang makin mengandalkan subsidi blok untuk menutup biaya operasi. Subsidi ini tetap dalam satuan BTC—saat ini 3,125 BTC per blok—tetapi nilainya dalam dolar AS bergantung pada harga Bitcoin. Laporan tersebut mencatat Bitcoin turun hampir 50% dari rekor tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025. Jika harga melemah, nilai USD dari setiap pembayaran subsidi ikut turun, menekan margin kecuali biaya operasi turun atau biaya transaksi kembali naik. Tekanan biaya tetap tinggi: estimasi produksi di atas harga spot Gambaran profitabilitas juga dibatasi oleh perhitungan biaya. Analitik penambangan dari Checkonchain memperkirakan biaya rata-rata untuk memproduksi 1 Bitcoin mencapai $78.254 per Selasa—sekitar 23% di atas harga spot yang dirujuk sumber. Meski angka tersebut bersifat estimasi dan bukan audit untuk setiap operator, arah pesannya penting bagi pasar: saat biaya produksi melampaui nilai spot, penambang terdorong untuk melakukan efisiensi agresif, konsolidasi, atau keluar. Kondisi ini biasanya lebih dulu menekan pemain kecil, berpotensi memusatkan hash rate pada operator yang memiliki fleksibilitas modal lebih besar dan akses listrik yang lebih kompetitif. Investor juga perlu mengingat bahwa biaya produksi dipengaruhi faktor di luar on-chain, terutama harga listrik dan efisiensi perangkat. Ketika biaya transaksi lemah, kenaikan biaya non-chain dapat mempercepat keluarnya kapasitas penambangan. Hash rate turun 33% sejak puncak Oktober 2025 Indikator keamanan jaringan mencerminkan perubahan perilaku sektor penambangan. Checkonchain memperkirakan hash rate turun dari puncak sekitar 1,3 ZH/s pada Oktober 2025 menjadi kurang lebih 861 EH/s, atau turun 33%. Hash rate penting bukan karena sendirian menentukan keamanan, tetapi karena penurunan yang bertahan dapat menandakan menurunnya partisipasi kompetitif. Jika basis penambang menjadi kurang aktif, difficulty dan ekonomi penambangan akan menyesuaikan seiring waktu. Periode transisi itu sendiri dapat mengganggu operasional dan insentif yang menopang keamanan jangka panjang. Analis menilai pivot AI/HPC berpotensi mengkhawatirkan Di luar angka, beberapa analis menautkan penurunan hash rate dengan realokasi sumber daya komputasi. Analis independen William Clemente, dalam analisis akhir pekan yang dibagikan di X, mengakui pelemahan tersebut dan menilai penyesuaian difficulty otomatis seharusnya memberi ruang bagi penambang untuk meningkatkan aktivitas. Saat difficulty disebut kembali naik, Clemente menyampaikan bahwa pergeseran penambang ke "komputasi AI yang lebih menguntungkan" semakin terlihat. "Tidak ada cara lain untuk melihatnya, hash rate sedang menurun," tulis Clemente. Ia menyoroti tekanan margin pasca-2022 dan harga energi yang lebih tinggi, serta menekankan bahwa "banyak" penambang beralih ke AI/HPC. Ia menyebut langkah terkait AI sebagai "keputusan bisnis yang bijak" bagi perusahaan terbuka yang memilih jalur tersebut. Klaim utamanya bukan sekadar diversifikasi, melainkan timing dan arah pergeseran yang dapat mengurangi partisipasi penambangan pada saat biaya transaksi sudah menyumbang kurang dari 1% pendapatan. Ketika subsidi tertekan oleh penurunan harga Bitcoin, berkurangnya aktivitas penambangan berpotensi memperlebar jarak antara realitas operasional dan asumsi keamanan jangka panjang. Cointelegraph sebelumnya melaporkan CleanSpark mengalihkan fokus ke AI dan bergerak ke pengoperasian pusat data setelah gagal memenuhi target laba. Contoh lain yang disebut adalah Keel Infrastructure, yang menutup seluruh operasi penambangan di AS setelah pendapatan turun 50% pada kuartal II. Kasus-kasus ini mendukung pandangan Clemente bahwa operator yang menghadapi profitabilitas penambangan yang melemah dapat mencari pasar komputasi alternatif. Charles Edwards dari Capriole Investments juga mengaitkan penurunan hash rate dengan pivot AI penambang, menyebutnya sebagai "perkembangan Bitcoin yang mengkhawatirkan pada 2026" dan menilai percepatannya terjadi sejak April. Yang perlu dipantau berikutnya Dengan pendapatan biaya transaksi mendekati titik terendah dalam satu dekade dan estimasi biaya penambangan melampaui harga spot, sinyal berikutnya adalah apakah hash rate akan stabil seiring penyesuaian difficulty, atau makin banyak penambang yang mengalihkan modal ke AI/HPC. Investor juga dapat memantau seberapa cepat porsi biaya transaksi pulih. Biaya yang terus rendah membuat jaringan makin bergantung pada subsidi, tepat ketika operator tampak mengubah cara mereka mengalokasikan sumber daya komputasi. Artikel ini pertama kali diterbitkan dengan judul Bitcoin Miners Hit 10Year Low as Fee Revenue Falls Below 0.7% di Crypto Breaking News – sumber tepercaya untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
Kenaikan harga BTC memaksa whale 0xff84 menutup sebagian posisi short
Pemantauan Lookonchain menunjukkan, reli harga BTC membuat posisi short milik alamat 0xff84 sebesar 1.793 BTC (sekitar $114,4 juta) nyaris tersentuh likuidasi. Alamat tersebut kemudian menutup sebagian posisi, menyisakan short 1.543 BTC (sekitar $98,97 juta). Level harga likuidasi terbaru naik menjadi $64.225,35.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Strategi Treasury Bitcoin Saylor kini terbuka: @Strategy rilis Bitcoin Credit Model untuk pantau portofolio $BTC senilai $53,5 miliar
@Strategy mempublikasikan Bitcoin Credit Model yang dapat diakses publik untuk memantau secara real time struktur Treasury $BTC senilai US$53,5 miliar. Dashboard ini menganalisis spread kredit dan risiko undercollateralization pada total US$21,95 miliar utang serta saham preferen, dengan skenario acuan 10% Annualized Rate of Return (ARR) Bitcoin untuk menilai solvabilitas. Instrumen diklasifikasikan dengan kode warna menjadi Investment Grade, High Yield, atau Distressed, sekaligus menghitung harga dasar $BTC yang dibutuhkan agar seluruh posisi tetap terkolateralisasi penuh.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Penambang Bitcoin Terdaftar Lepas 28.000 BTC Senilai US$1,78 Miliar Sepanjang Tahun Ini, Tekan Pasar
Data Blockware Intelligence yang dikutip CoinDesk menunjukkan penambang Bitcoin yang tercatat di bursa menguasai total sekitar 127.000 BTC pada awal tahun. Jumlah itu kini turun menjadi 99.000 BTC, mengindikasikan penjualan sekitar 28.000 BTC sepanjang tahun berjalan (year-to-date), setara kurang lebih US$1,78 miliar pada harga saat ini. Meski volumenya lebih kecil dibanding arus keluar bersih lebih dari US$4,4 miliar dari ETF Bitcoin spot AS, analisis menilai tekanan jual bertahap yang berlangsung terus-menerus kerap diremehkan, terutama di pasar yang sedang melemah dengan permintaan beli yang tipis. Sejak awal 2026, BTC turun 27% dan tertinggal dibanding aset utama, termasuk S&P 500. Di sisi fundamental, margin profitabilitas penambangan menyempit. Biaya produksi rata-rata per BTC saat ini diperkirakan sekitar US$74.300, mendorong semakin banyak penambang mengalihkan fokus ke infrastruktur komputasi AI. Pada saat yang sama, tingkat kesulitan (difficulty) penambangan jaringan turun sekitar 18% dari puncaknya pada November, yang meningkatkan imbalan penambangan bagi penambang yang bertahan sekitar 18% dan mengubah peta persaingan industri.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Lonjakan harga BTC dorong posisi short US$114 juta milik 0xff84 mendekati likuidasi
Platform analitik on-chain Lookonchain (@lookonchain) melaporkan, kenaikan harga BTC membuat posisi short sebesar 1.793 BTC (sekitar US$114,4 juta) milik alamat 0xff84 hampir terlikuidasi. Untuk menekan risiko, alamat tersebut menutup sebagian posisinya. Saat ini tersisa posisi short 1.543 BTC (sekitar US$98,97 juta), dengan harga likuidasi terbaru naik ke US$64.225,35.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Posisi short BTC senilai US$98,97 juta mendekati likuidasi saat Bitcoin menguat
Odaily Planet Daily melaporkan, berdasarkan pemantauan Lookonchain, kenaikan Bitcoin membuat posisi short yang sebelumnya berjumlah 1.793 BTC (senilai sekitar US$114,4 juta) berada di ambang likuidasi. Alamat tersebut lebih dulu menutup sebagian posisi untuk menghindari likuidasi. Saat ini, alamat itu masih memegang posisi short 1.543 BTC dengan nilai sekitar US$98,97 juta, sementara harga likuidasi barunya berada di US$64.225,35.
Dipilih
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
H100 Tunjuk Peter Warren sebagai CIO Usai Akuisisi 2.455,37 BTC
Menurut laporan CoinDesk, perusahaan Swedia H100 mengumumkan penunjukan Peter C. Warren sebagai Chief Investment Officer (CIO) setelah menyelesaikan akuisisi 2.455,37 bitcoin. Warren akan memimpin investasi derivatif dan pengelolaan risiko di tingkat grup. Setelah transaksi tersebut, kas (treasury) bitcoin H100 naik dari sekitar 1.051 BTC menjadi 3.506,4 BTC, dengan 2.455 BTC dikonsolidasikan ke dalam grup. Perusahaan menyampaikan bahwa paket bitcoin ini berasal dari akuisisi perusahaan Norwegia NSD AS. NSD AS memiliki Moonshot AS dan PDI AS, dua entitas yang sebelumnya dikelola bersama oleh Warren dan CEO H100, Eirik Grøttum. Transaksi rampung pada 10 Agustus, dan dua hari kemudian H100 mengumumkan susunan manajemen baru. Dengan acuan harga bitcoin dalam artikel sekitar US$63.637, nilai treasury yang telah diperbesar tersebut diperkirakan sekitar US$223 juta. Sejak membentuk treasury bitcoin pada Mei 2025, H100 mempercepat akumulasi kepemilikan dan kemudian menghimpun tambahan dana US$54 juta untuk mendukung strategi ini. Dalam peran barunya, Warren disebut akan memimpin strategi derivatif bitcoin H100 dan melanjutkan program manajemen aktif yang dijalankan melalui PDI. Target pengaturan ini mencakup menjaga modal, mengelola risiko penurunan, serta menghasilkan arus kas tambahan sambil tetap mempertahankan eksposur bitcoin. Profil perusahaan menyebut Warren memiliki pengalaman lebih dari 45 tahun di pasar modal, termasuk sebagai trader, market maker, manajer dana, dan CIO. H100 juga menegaskan bahwa tujuan tersebut merupakan pernyataan arah investasi dan bukan jaminan imbal hasil. Rincian implementasi masih menjadi perhatian utama. Hingga kini, H100 belum mengungkap posisi opsi secara spesifik, target imbal hasil, maupun batas risiko. Dampak akhir terhadap arus kas dari strategi derivatif dan manajemen risiko, termasuk efektivitasnya meredam volatilitas, akan bergantung pada eksekusi dan kondisi pasar ke depan. Bagi H100, fokus tahap berikutnya tidak lagi semata menambah akumulasi bitcoin, melainkan menerapkan kemampuan manajemen investasi yang baru terintegrasi pada skala treasury yang lebih besar. Informasi tambahan: Dalam keterbukaannya, perusahaan menyatakan Warren sebelumnya mengelola sekitar 2.450 BTC melalui Moonshot AS dan PDI AS; akuisisi ini pada dasarnya mengintegrasikan tim pengelola dan aset yang sudah ada ke dalam perusahaan terbuka.
BTC
BTC-0.33%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
Lebih Banyak
news-icon

Artikel pilihan

01

Bithumb tetapkan target IPO 2028 dalam revisi jadwal ketiga dalam tiga tahun

02

Jepang konfirmasi intervensi yen bersama AS, beri sinyal siap ambil langkah lanjutan

03

Jembatan lintas-chain Ethereum milik Verus Protocol diretas, US$7.44 million terkuras akibat notarization mismatch

04

Taruhan favorit Wall Street di saham chip goyah saat SOX bergejolak dan anjlok 21% pada Juli

05

Celah firmware Coldcard menguras lebih dari $70M Bitcoin

06

Saham GSM Foils anjlok 20% setelah direktur utama ditembak dan direktur ditahan polisi

hot-tag-icon

Tag populer

Technical AnalysisTradingStocksEthereumStablecoinTokenized StocksCommoditySolanaRWAGeopoliticsOtherMemecoinDEXWalletScamsMacroMarket AnalysisStock IndexBNBDeFiAirdropsForexFinanceNFTSecurityGameFiTechNFT GamingRegulationOpinion
hot-coin-icon

Kripto populer hari ini

APR
APR
aPriori
0.3745
+0.90%
ONE
ONE
Harmony
0.00079
-0.35%
HOLO
HOLO
Holoworld AI
0.0768
+0.09%
ETH
ETH
Ethereum
1,910.76
+0.01%
LUNA
LUNA
Terra
0.0448
-0.09%
ALPHA
ALPHA
AlphaRadarX
3.9872
-0.27%
Deverse
Deverse
Deverse
1.1499
-0.08%
BR
BR
Bedrock DAO
0.21173
+0.56%
VANRY
VANRY
Vanar Chain
0.001395
-0.50%
  • Layanan

    Unduh APP

    Download di iOS & Android

    Unduh APP
    Biaya TradingBeritaListing Jalur CepatAplikasi Merchant P2PSignal TradingTradingViewBingX AI Skills HubFutures Trading KomoditasFutures Trading Emas

    Dukungan Pengguna

    Panduan PemulaPusat BantuanUmpan BalikPermintaan Penegakan HukumDokumentasi APIProgram Broker BingXVerifikasi BingXKeuntungan VIPPusat Pengetahuan

    Perusahaan

    Tentang KamiLab BingXProgram Afiliasi BingXRencana Cadangan 100%Mengapa Percaya BingXPusat PengumumanBingX Blog

    Ketentuan

    Perjanjian PelangganKebijakan PrivasiPenafianPengungkapan Risiko

    Beli Kripto

    Cara Beli KriptoCara Beli BitcoinCara Beli EthereumCara Beli SolanaCara Membeli APRCara Membeli ONECara Membeli HOLO

    Kalkulator Kripto

    Konverter Mata UangBTC ke USDETH ke USDSOL ke USDAPR ke USDONE ke USDHOLO ke USD

    Harga Kripto

    Semua KoinHarga BitcoinHarga EthereumHarga SolanaHarga APRHarga ONEHarga HOLO

© 2018-2026 BingX Seluruh hak cipta

Pemberitahuan Risiko

Cryptocurrency dan derivatif kripto adalah produk keuangan inovatif yang harganya sangat fluktuatif dan sangat berisiko.

Meskipun BingX berkomitmen untuk menyediakan alat trading yang mudah digunakan kepada pengguna, trading itu sendiri masih merupakan bidang yang sangat canggih. Trading aset digital dan turunannya tunduk pada risiko pasar yang tinggi dan volatilitas harga dan dapat mengakibatkan hilangnya sebagian atau seluruh dana akun. Anda harus mempertimbangkan dengan hati-hati dan melakukan penilaian yang jelas untuk mengevaluasi situasi keuangan Anda dan risiko yang disebutkan di atas sebelum menggunakan Layanan BingX. Anda harus bertanggung jawab atas semua kerugian yang timbul karenanya. Jika perlu, silakan berkonsultasi dengan profesional yang relevan untuk membuat keputusan sebelum berinvestasi. Dengan mengakses, mengunduh, menggunakan, atau mengeklik "Saya setuju" untuk menerima Layanan BingX apa pun yang disediakan oleh BingX, Anda setuju bahwa Anda telah membaca, memahami, dan menerima semua syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam Ketentuan Penggunaan BingX serta Kebijakan Privasi kami.


Trading dengan menyalin atau mereplikasi trading dari trader lain melibatkan risiko tingkat tinggi, bahkan saat menyalin atau mereplikasi trader berkinerja terbaik. Performa masa lalu anggota komunitas BingX bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk performanya di masa mendatang. Konten di platform trading BingX dibuat oleh anggota komunitasnya dan tidak berisi saran atau rekomendasi oleh atau atas nama BingX.

bottom-logo